Monday, May 23, 2011

Cara membuat biogas sederhana dari kotoran sapi

zaman sekarang ini minyak tanah semakin mahal harga bahan pokok melonjak semua kebutuhan melambung, saatnya kita mensiasati hal tersebut dengan memanfaatkan kotoran hasil limbah kotoran sapi menjadi biogas yang ramah lingkungan dan yang tentunya lebih hemat. langsung saja kita bahas bagaimana caranya.
Salah satu hal terpenting dalam membuat biogas adalah memilih digester. Ada 3 tipe digester gas bio yang dikembangkan selama ini, yaitu :
  1. Fixed dome plant, yang dikembangkan di China,
  2. Floating drum plant yang lebih banyak dipakai di India dengan varian plastic cover biogas plant dan
  3. Plug-flow plant atau ballon plant yang banyak di  buat di Taiwan, Etiopia, Kolombia Vietnam dan Kamboja.
Bagian-bagian pokok digester gas bio adalah
  1. bak penampung kotoran ternak,
  2. digester,
  3. bak slurry,
  4. penampung gas,
  5. pipa gas keluar,
  6. pipa keluar slurry,
  7. pipa masuk kotoran ternak.
Fixed dome plant
Pada fixed dome plant, digesternya(2) tetap. Penampung gas (4) ada pada bagian atas digester. Ketika gas mulai timbul, gas tersebut menekan slurry ke bak slurry (3). Jika pasokan kotoran ternak terus menerus, gas yang timbul akan terus menekan slurry hingga meluap keluar dari bak slurry. Gas yang timbul digunakan/dikeluarkan lewat pipa gas yang diberi katup/kran (5).

Keuntungan: tidak ada bagian yang bergerak, awet (berumur panjang), dibuat di dalam tanah sehingga terlindung dari berbagai cuaca atau gangguan lain dan tidak membutuhkan ruangan (diatas tanah).

Kerugian: Kadang-kadang timbul kebocoran, karena porositas dan retak-retak, tekanan gasnya berubah-ubah karena tidak ada katup tekanan.

Floating drum plant

Floating drum plant terdiri dari satu digester(2) dan penampung gas (4) yang bisa bergerak. Penampung gas ini akan bergerak keatas ketika gas bertambah dan turun lagi ketika gas berkurang, seiring dengan penggunaan dan produksi gasnya.

Keuntungan: Tekanan gasnya konstan karena penampung gas yang bergerak mengikuti jumlah gas. Jumlah gas bisa dengan mudah diketahui dengan melihat naik turunya drum.

Kerugian: Konstruksi pada drum agak rumit. Biasanya drum terbuat dari logam (besi), sehingga mudah berkarat, akibatnya pada bagian ini tidak begitu awet (sering diganti). Bahkan jika digesternya juga terbuat dari drum logam (besi), digeseter tipe ini tidak begitu awet.

Baloon plant

Konstruksi balloon plant lebih sederhana, terbuat dari plastic yang pada ujung-ujungnya dipasang pipa masuk untuk kotoran ternak dan pipa keluar peluapan slurry. Sedangkan pada bagian atas dipasang pipa keluar gas.

Keuntungan : biayanya murah, mudah diangkut, konstruksinya sederhana, mudah pemeliharaan dan pengoperasiannya.

Kerugian : tidak awet, mudah rusak, cara pembuatan harus sangat teliti dan hati-hati (karena bahan mudah rusak), bahan yang memenuhi syarat sulit diperoleh.

No comments:

Post a Comment